Ketika Hillary Clinton Mendukung Obama Soal Suriah… [ BeritaTerkini ]

WASHINGTON, KOMPAS.com – “Sebelum saya masuk ke subjek utama, saya ingin menyampaikan beberapa kata soal Suriah.” Kalimat pengantar itu mengubah pidato sekaligus tema kegiatan tentang perdagangan satwa liar, beralih ke topik Suriah.

Adalah Hillary Clinton, mantan ibu negara Amerika Serikat dan kemudian mantan Menteri Luar Negeri, yang membuat kalimat itu, dan berhasil mengungkit minat banyak kalangan. Dukungan Clinton pada rencana aksi militer Presiden Amerika Barack Obama, di luar dugaan.

Dalam pidato itu, Clinton mengutip pesan dari Obama, yang mengatakan bahwa usul baru Rusia agar Suriah menempatkan senjata kimia di bawah kontrol internasional akan menjadi langkah penting. Cara Clinton menarik perhatian soal isu Suriah dan dukungannya ke Obama, bakal menjadi kartu menarik untuk potensinya menjadi calon presiden pada 2016.

“Penggunaan senjata penghancur massal yang tak manusiawi oleh rezim Assad melawan orang-orang tak bersalah, perempuan dan anak-anak, melanggar norma universal di jantung tatanan global kita. Karenanya, itu menuntut respons yang kuat dari masyarakat internasional, dipimpin oleh Amerika Serikat,” ujar Clinton. 

Selain menyampaian pidato memanfaatkan pertemuan yang jelas-jelas jauh berbeda topiknya, Clinton juga beradu argumentasi di belakang layar. Misalnya, dia menelepon Senator Partai Demokrat dari Arkansas, Mark Pryor, yang menentang rencana Obama. Sebaliknya, Clinton juga menghubungi Senator Partai Demokrat dari New York, Chuck Schumer, yang adalah pendukung rencana Obama.

Sebelum berpidato, Clinton juga bertemu dengan Obama. Percakapan pun dia lakukan denagn Kepala Staf Gedung Putih Denis McDonough.

Meski tak membantah pendapat Obama bahwa ide Rusia soal Suriah merupakan sebuah kemajuan penting, Clinton juga mengatakan, “



Jepang Jadwalkan Lagi Peluncuran Roket Epsilon [ BeritaTerkini ]

TOKYO, KOMPAS.com – Badan Luar Angkasa Jepang (JAXA), Senin (9/9/2013) mengumumkan mereka akan meluncurkan roket berbahan bakar padat generasi terbaru. Rencananya, roket akan diluncurkan pada 14 September 2013.

Sebelumnya, peluncuran roket sempat dijadwalkan pada 27 Agustus 2013. Peluncuran tersebut batal karena deteksi palsu, hanya beberapa detik sebelum roket diluncurkan. Mengutip Jiij, pembatalan dilakukan 19 detik dari waktu peluncuran yang dijadwalkan.

Dikutip dari kantor berita AP, JAXA menegaskan peluncuran roket Epsilon akan dilakukan dari Pusat Luar Angkasa Uchinoura di Kagoshima, di barat daya Jepang.

Pembatalan peluncuran pada akhir Agustus lalu terjadi setelah komputer pengendali di pusat peluncuran mendeteksi posisi tak normal roket. Dikutip dari Jiji, JAXA menyatakan telah memperbaiki perangkat lunak yang memunculkan pendeteksian palsu tersebut.

Jepang berharap roket tersebut dapat diluncurkan dengan cukup bermodalkan dua komputer jinjing di pusat kendali peluncuran. Mereka juga berharap peluncuran ini akan menjadikan negeri matahari terbit sebagai pesaing utama bisnis luar angkasa bagi Amerika Serikat, Perancis, Rusia, China, dan India.

Roket Epsilon memiliki struktur tiga tingkat dengan tinggi 24 meter dan berat 91 ton. Roket mengangkut satelit teleskop “SRINT-A” dan akan menempatkannya di ketinggian 1.000 kilomter dari permukaan bumi.

Satelit teleskop ini merupakan teleskop pertama di dunia yang pengendaliannya dilakukan dari jarak jauh. Keberadaannya di luar angkasa aadlah untuk mengobservasi planet-planet seperti Venus, Mars dan Jupiter dari orbit di seputar bumi.

Editor : Palupi Annisa Auliani

  • Anak Ahmad Dhani Kecelakaan
  • Krisis Kedelai, Krisis Tempe
  • Benhan vs Misbakhun
  • Kontroversi Miss World 2013
  • Gebrakan Jokowi-Basuki
  • Microsoft Akuisisi Nokia
Gadis Belia Yaman Tewas di Malam Pertama
Perez: Oezil Maniak Perempuan
“Kontroversi Hati” dan “Konspirasi Kemakmuran” ala Vicky Prasetyo
Benarkah Kerangka Ini Milik Vampir dari Bulgaria?
Ahmad Dhani Juga Janjikan Santunan untuk Anak Komaruddin



Kebakaran Terjadi di Permukiman Padat Penduduk di Cawang [ BeritaTerkini ]

JAKARTA, KOMPAS.com — Kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk di Jalan Bendungan RT 07/10, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (9/9/2013) malam.

Sebanyak 15 unit mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran dikerahkan ke lokasi. Namun, menurut operator Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur, Hartanto, hingga saat ini belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran serta kerugian materi akibat kebakaran tersebut.

“Kebakarannya masih berlangsung, jadi belum dapat dipastikan penyebab dan kerugian materinya,” katanya saat dihubungi Senin malam.

Hingga berita ini diturunkan, kobaran api masih berlangsung di lokasi kejadian yang tak jauh dari Rumah Sakit Budi Asih itu.

Editor : Eko Hendrawan Sofyan

  • 22 Mobil Damkar Padamkan Kebakaran Pabrik Busa
  • Percikan Api Mesin Pemotong Picu Kebakaran Pabrik Busa
  • Lagi, Dua Rumah di Permukiman Padat Jakbar Terbakar
  • 2 Rumah di Sinjai Terbakar, Pemilik Histeris di Depan Bupati
  • Kompor Gas Bocor, 6 Rumah Terbakar di Kramat Jati
  • Anak Ahmad Dhani Kecelakaan
  • Krisis Kedelai, Krisis Tempe
  • Benhan vs Misbakhun
  • Kontroversi Miss World 2013
  • Gebrakan Jokowi-Basuki
  • Microsoft Akuisisi Nokia
Alasan Jokowi Pilih Gaya Kolonial sebagai Arsitektur Terminal
Perez: Oezil Maniak Perempuan
“Kontroversi Hati” dan “Konspirasi Kemakmuran” ala Vicky Prasetyo
Benarkah Kerangka Ini Milik Vampir dari Bulgaria?
Ahmad Dhani Juga Janjikan Santunan untuk Anak Komaruddin