Varian Kopi Espresso Baru dari Starbucks [ BeritaTerkini ]

Kompas.com - Bagi Anda pecinta kopi dengan citarasa kuat, maka espresso pasti menjadi pilihan. Gerai kopi waralaba asal Amerika Serikat, Starbucks, menghadirkan varian espresso terbarunya, Ristretto Bianco.

Ristretto Bianco adalah seduhan kopi Sumatera dengan kopi Guatemalla. Ada aroma rasa spicy yang berjodoh dengan rasa cokelat kopi Guatemalla.

“Kopi ini lebih full bodied, lebih pekat dan rasanya memang lebih pahit,” kata Aditya, Coffee Ambasaddor Starbucks dalam acara peluncuran varian kopi dan makanan untuk musim gugur 2013 di Jakarta (10/9/13).

Ditambahkan olehnya, pada setiap Ristretto Bianco, terdapat citarasa yang kaya akan kopi dengan dua shots ristretto Starbucks yang khas dengan susu full krim yang diolah menjadi busa lembut, kemudian dituang langsung membentuk titik putih di tengah gelas.

Ristretto shots menggunakan jenis gilingan dan jumlah kopi yang sama seperti shot espresso pada umumnya, tetapi lebih sedikit air sehingga menghasilkan rasa yang sangat kuat.

Menurut Roger van Tongeren, general manager Marketing and Communications Starbucks, varian minuman kopi untuk musim gugur ini memang ditujukan pada pecinta kopi dan konsumen yang berusia lebih matang.

“Jika pada musim panas lalu kami lebih banyak menghadirkan minuman dingin untuk pelanggan berusia muda, pada kampanye terbaru ini variannya khusus untuk para pecinta kopi,” kata Roger dalam kesempatan yang sama.

Roger menjelaskan, secara global Starbucks memiliki tujuh musim yang setiap musimnya menghadirkan dua sampai tiga varian minuman dan makanan baru.

“Ada varian yang benar-benar baru dan dikombinasikan dengan varian yang menjadi favorit pada musim tahun lalu. Pada dasarnya kami ingin mengejutkan pelanggan setia kami dengan berbagai kreasi minuman dan makanan baru,” paparnya.

Selain Ristretto Bianco yang merupakan minuman panas, tersedia pula Salted Caramel Mocha yang bisa disajikan panas atau dingin. Varian kedua ini adalah paduan espresso dengan lembutnya buih susu bercampur dengan saus moka dan siruf toffee nut, diberi sentuhan akhir whipped cream, saus karamel, dan taburan gula yang bercampur smoked sea salt.

Melengkapi varian minuman tersebut, Anda juga memilih aneka cake, sandwich, dan puding sebagai penyeimbang rasa pahit kopi espresso. Beberapa panganan yang menjadi andalan pada musim ini antara lain Hazelnut Bar, Ugly Chicken Black Papper, serta Smoked Chicken Croissant Sandwich yang bisa mengganjal perut.

Editor :

D. Syafrina Syaaf



Taklukkan Israel, Rusia Geser Portugal dari Puncak Klasemen [ BeritaTerkini ]

ST PETERSBURG, Kompas.com – Rusia mengalahkan Israel 3-1 untuk menggeser Portugal dari puncak klasemen sementara Grup F kualifikasi Piala Dunia 2014, Selasa (10/9/2013) waktu setempat. Dengan dua pertandingan tersisa, peluang tim Beruang Merah ini menuju putaran final di Brasil tahun depan, kian terbuka lebar.

Dua gol dalam dua menit membuat Rusia mampu memecahkan kebuntuannya dalam laga di kandang sendiri itu. Vasili Berezutskiy menjebol gawang tim tamu pada menit ke-50, disusul gol Alexander Kokorin di menit ke-52.

Denis Glushakov menyegel skor menjadi 3-0 bagi Rusia ketika pertandingan tersisa 16 menit. Dia merebound eksekusi penalti oleh Roman Shirokov yang membentur tiang gawang. Pada menit ke-90, Israel mendapatkan gol penghibur lewat Eran Zehavi.

“Kami memulai babak kedua dengan sangat agresif, kami menekan mereka dengan baik, dan mampu mencuri bola di daerah mereka,” ujar pelatih Rusia, Fabio Capello, usai pertandingan.

Meskipun demikian, pelatih asal Italia ini pun merasa kecewa dengan satu gol balasan di pengujung laga. “Saya tak suka ketika timku membiarkan gol terjadi, dan saya tidak suka ketika itu terjadi di menit terakhir pertandingan,” ujarnya.

Kekalahan di St Petersburg ini sekaligus mengakhiri harapan Israel untuk finis di peringkat kedua sehingga bisa meraih satu tempat menuju play-off. Ambisi untuk tampil kedua kalinya di putaran final Piala Dunia sejak pertama terjadi pada 1970, harus pupus.

Donasi tiga angka dari laga ini membawa Rusia mengumpulkan total 18 poin dari delapan laga yang sudah dimainkan. Mereka unggul satu angka atas Portugal, yang juga sudah memainkan delapan pertandingan. Sedangkan Israel kini menempati peringkat ketiga dengan raihan 12 poin dari tujuh pertandingan.

Peluang Rusia meraih tiket langsung ke Brasil sangat terbuka lebar karena di dua pertandingan terakhir mereka bertemu lawan yang relatif ringan, yakni Luksemburg dan Azerbaijan. Jika terwujud, maka kemenangan Portugal atas Israel dan Luksemburg nanti takkan berpengaruh.



Pengamat: Staf Jokowi Harus Cepat Ikuti Geraknya [ BeritaTerkini ]

JAKARTA, KOMPAS.com – Akademisi Universitas Trisaksi, Yayat Supriatna, menilai bahwa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubenur Basuki Tjahaja Purnama telah membuat perubahan. Meski demikian, kinerja Jokowi harus didukung dengan gerak cepat aparat di bawahnya.

Yayat menagtakan, cara Jokowi mempengaruhi struktur dalam masyarakat dapat memenuhi kehausan warga atas keberadaan seorang pemimpin. Dengan pendekatan moral untuk mengangkat posisi masyarakat.

Menurut Yayat, Jokowi merupakan aktor yang bisa mengubah masyarakat dalam sebuah struktur. Pengamat tata kota itu menilai bahwa warga yang selama ini tidak peduli dengan Jakarta, kini tiba-tiba peduli terhadap gubernurnya.

“Mungkin selama ini masyarakat kita itu haus dari sentuhan pendekatan kepemimpinan yang mau mengangkat posisi mereka,” kata Yayat kepada Kompas.com di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (10/09/2013).

Menurut Yayat, program-program unggulan Jokowi seperti jaminan kesehatan, pendidikan, maupun rumah susun telah mengubah persepsi masyarakat terhadap pemerintah. Jokowi juga telah berhasil melakukan suatu hal yang sebelumnya mustahil dilakukan dengan cara persuasif, yakni penertiban pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang, Pasar Minggu, dan rumah warga di Waduk Pluit.

“Yang menjadi menarik kalau kita lihat dari masyarakat itu setiap ada upaya-upaya penataan kenapa tidak terjadi resistensi penolakan dalam bentuk kekerasan? Kenapa kok sekarang manut (menurut)?” kata Yayat.

Hal lain yang menjadi catatan positif dari Jokowi, kata Yayat, adalah upaya Pemerintah Provinsi DKI dalam membangun kota berbasis kebudayaan. Maka kemudian lahirlah berbagai acara festival, pesta muda-mudi, ulang tahun Jakarta yang sedemikian meriah, malam Tahun Baru, dan sebagainya. Yayat berpendapat bahwa gagasan seperti inilah yang dibutuhkan oleh warga Jakarta yang selama ini merindukan acara hiburan murah meriah.

Selain itu, Yayat juga menilai bahwa gaya kepemimpinan Jokowi dan Basuki yang sangat bertolak belakang menjadi suatu kombinasi yang saling melengkapi satu sama lain. “Ada kombinasi antara Pak Jokowi di depan yang kalem dan Pak Ahok (Basuki) di belakang yang terbuka. Pak Ahok ini yang menjadi sounding. Ini ibarat saling memperkuat,” katanya.

Yayat juga mengapreasiasi gaya Jokowi dalam menata birokrasi, terutama dalam proses seleksi terbuka. Menurut dia, birokrasi di Jakarta telah diubah sehingga memberikan bagi pegawai-pegawai yang memiliki kemampuan dalam melakukan terobosan. Meski demikian, Yayat mengingatkan agar aparat di bawah Jokowi juga harus bergerak sama cepat ide-ide yang dilontarkan Jokowi.

“Jangan terkesan Jokowi centris. Jangan apa-apa harus Pak Jokowi yang harus memperbaiki semua. Stafnya yang di bawahnya ini kan harus cepat mengikuti bergerak,” ujarnya.

Yayat memaklumi bahwa ada sejumlah masalah yang belum dapat dipecahkan oleh Jokowi dan Basuki dalam waktu dekat. Dalam pembangunan mass rapid transit (MRT) dan pembenahan angkutan umum, misalnya, diperlukan waktu panjang karena prosesnya juga tidak singkat. Demikian pula pekerjaan-pekerjaan fisik lain.

Editor : Laksono Hari Wiwoho

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Gebrakan Jokowi-Basuki
  • Jelang Setahun Jabatan, Basuki Minta Maaf kepada Warga Gusuran
  • Wujudkan Rencana Foke, Jokowi-Basuki Bangun Pasar Modern di Benhil
  • Pasca-Kebakaran, DKI Tak Akan Tata Instalasi Listrik Kawasan Ilegal
  • Terminal Manggarai Mulai Dibenahi
  • Basuki Akui Ada Target yang Belum Dicapai Pemprov DKI
  • Jokowi-Basuki Transparan, Dishub DKI Ikut Blakblakan soal Anggaran
  • Perlawanan dan Tantangan Menuju Terminal Kelas Bintang di Jakarta
  • Anak Ahmad Dhani Kecelakaan
  • Krisis Kedelai, Krisis Tempe
  • Wacana Pemindahan Ibu Kota
  • Anak Karni Ilyas Berkelahi
  • Kisah Zaskia Gotik dan Vicky
  • Kekeringan di Nusantara
Ujilah Pacar Sebelum Nyesal
Rafael Nadal, Petenis Terkuat Tahun Ini
Premier League Ukir Rekor Baru
PKB Jagokan Mahfud ketimbang Rhoma Irama
PKL Pasar Minggu Hilang, Tukang Ojek Datang



Kegiatan Perdagangan Indonesia Tetap Fokus di Asia [ BeritaTerkini ]


JAKARTA, KOMPAS.com – Asia tetap menjadi pasar utama ekspor dan impor Indonesia, dengan tujuan utama adalah Singapura, Jepang, dan China.

Ekonom Standard Chartered Eric Sugandi, mengatakan pada tahun 2012, sebesar 15,4 persen dari keseluruhan ekspor Indonesia adalah ke Jepang, 12,9 persen ke negara-negara ASEAN termasuk Singapura, 11,4 persen ke China, 8,6 persen ke Singapura, 7,6 persen ke Korea Selatan, dan 6,6 persen ke India.

Pada periode yang sama, porsi ekspor Indonesia ke Uni Eropa dan Amerika Serikat masing-masing 9,5 persen dan 7,8 persen. Meskipun demikian, ekspor Indonesia ke Jepang mengalami penurunan menjadi 15,4 persen dibandingkan pada tahun 2005, yakni 21,3 persen.

Padahal, Jepang tetap menjadi tujuan ekspor terbesar Indonesia dan ekspor ke Jepang terus meningkat dalam nominal. Sementara itu ekspor ke China meningkat menjadi 11,4 persen pada tahun 2012 dibandingkan tahun 2005, yakni 7,8 persen.

Peningkatan ekspor Indonesia ke China telah menimbulkan pelemahan Indonesia terkait pelemahan ekonomi China. Menurut Eric, meningkatnya ketergantungan perdagangan kepada China mengakibatkan ekonomi Indonesia lebih rentan terhadap gejolak ekonomi China.

Hal ini terlihat pada tahun 2012 ketika perlambatan ekonomi China berimbas negatif terhadap Indonesia.

Editor : Bambang Priyo Jatmiko

  • Kebijakan Perdagangan Indonesia Gagal Total?
  • Impor Ponsel Jadi Penyebab Defisit, Ini Tanggapan Menkeu
  • Indonesia Akan Tingkatkan Ekspor ke Pasar Negara “Kedua”
  • Anak Ahmad Dhani Kecelakaan
  • Krisis Kedelai, Krisis Tempe
  • Wacana Pemindahan Ibu Kota
  • Kontroversi Miss World 2013
  • Gebrakan Jokowi-Basuki
  • Kekeringan di Nusantara
Sejumlah Aplikasi “BBM” Goda Pengguna Android
Mobil Murah Honda Diperkenalkan Besok
Bau Badan, Sumber Daya Tarik bagi Lawan Jenis?
PKB Jagokan Mahfud ketimbang Rhoma Irama
Empat Pria Bersalah dalam Pemerkosaan Beramai-ramai



Topik Dialog Kaesong Masih Kompensasi [ BeritaTerkini ]

KOMPAS.com tidak dapat menampilkan link yang Anda tuju saat ini
Silakan tunggu beberapa saat lalu refresh halaman ini atau gunakan fasilitas search di bawah ini untuk mencari berita KOMPAS.com