Home » » FW: Koleksi Hijab Klasik dengan Sentuhan Modern dari 5 Hijabersmom

FW: Koleksi Hijab Klasik dengan Sentuhan Modern dari 5 Hijabersmom

 

 

Feed: Wolipop
Posted on: Friday, May 31, 2013 18:34
Author: Wolipop
Subject: Koleksi Hijab Klasik dengan Sentuhan Modern dari 5 Hijabersmom

 

Jakarta - Tren busana muslim dari tahun ke tahun terus berkembang. Tidak hanya hijab untuk wanita muda saja yang makin bervariasi, tapi busana muslim para ibu pun kian beragam. Dalam rangka Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFF) 2013, lima desainer dari Hijabersmom Community memamerkan koleksi lama dan baru mereka yang bernuansa klasik dengan sentuhan modern. Lima desainer dari Hijabersmom Community ini total membawakan sekitar 75 rancangan.

Fashion show dibuka oleh rancangan Hannie Hananto yang membawakan tema khatulistiwa. Warna-warna pekat mendominasi keseluruhan koleksinya, seperti hitam, merah, hingga orange. Rancangannya terinspirasi dari warna-warni alam.

Terdapat lebih dari 20 koleksi yang ditampilkan Hannie, seperti celana panjang, outer dengan detail manik di bagian atas serta tambahan kupluk. Topi rajut sebagai pemanis melengkapi rangkaian koleksi pemilik brand 'Anemone' itu.

Penampilan berikutnya dimeriahkan oleh rancangan dari Najua Yanti. Pemilik label 'Bella Baric' itu mengambil tema all over my georgia. Koleksinya terinspirasi dari perjalanan budaya Islam ke Atlanta, Georgia. Nuansa silver, shocking pink, fuchsia menghiasi rancangan Najua. Detail motif timbul tampak pada keseluruhan desainnya. Gaya tumpuk dan bawahan layer juga terlihat di beberapa koleksinya. Untuk hijab, Najua memilih turban basic agar pemakainya tidak terlihat berlebihan karena koleksinya sudah cukup colorful.

Setelah Najua, fashion show dilanjutkan oleh Jeny Tjahyawati. Jeny membawakan rancangan dengan nuansa ceria. Warna kuning pastel dan merah muda menghiasi keseluruhan desainnya. Pemilik brand 'Ethnicant' itu memadu padankan celana lebar dan atasan layer yang dikreasikan dengan detail bordir pada bagian atas. Busana yang dihadirkan juga lebih kasual dengan mengusung tema Poudre de Riz yang terinspirasi dari warna tepung.

Show kemudian dilanjutkan oleh Monika Jufry yang mengusung tema Romantic Chapter. Pemilik '2Pose' itu membawakan busana muslim dengan model layer dan outer panjang. Warna dusty pink, biru garis-garis, dan abu-abu mendominasi karyanya. Bahan lace, jersey, dan syifon dipilih oleh Monika saat memamerkan koleksinya di IIFF kali ini.

Peragaan busana pun ditutup oleh karya Irna Mutiara yang membawakan gaun pengantin sederhana namun tetap anggun. Gaun pengantin klasik gaya '20-an terlihat begitu feminin dengan warna putih dan merah muda. Bahan sulaman dan lace menghiasi keluruhan rancangannya. Tambahan kain berbahan lace yang dibentuk pada bagian kepala melengkapi penampilan pemakainya.

Irna menuturkan, klasik itu sepanjang zaman tapi kini berkembang dengan berbagai sentuhan modern. "Klasik nggak mengikuti zaman jadi sepanjang masa, gaun pengantin selalu klasik tapi mungkin terdapat sentuhan modern dengan detail tertentu yang diolah," tutur wanita yang juga merupakan ketua dari IIFF 2013 saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (31/5/2013).

(aln/eny)

 

Browser anda tidak mendukung iFrame


View article...

Enclosures:

183325_iiffharikedua362.jpg (10 KB)
http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656124/e/1/s/2caa2672/l/0Limages0Bdetik0N0Ccontent0C20A130C0A50C310C2330C1833250Iiiffharikedua3620Bjpg/183325_iiffharikedua362.jpg

 


KOMENTAR ANDA